Pendidikan

Tingkat Norma Sosial Dalam Masyarakat

Tingkat norma sosial dalam masyarakat dibagi menjadi empat, yaitu;

Cara (gunakan)

Proses interaksi terus menerus melahirkan pola-pola tertentu yang disebut mode (penggunaan). Metode ini adalah bentuk kegiatan tertentu yang dilakukan oleh individu dalam suatu masyarakat, tetapi tidak terus menerus. Sanksi hanya diberikan dalam bentuk teguran. Norma, ini memiliki kekuatan yang lemah dibandingkan dengan norma lainnya. Contohnya, berlayar dengan berseragam sekolah pergi ke sekolah dan sebagainya.

Kecanduan (cerita rakyat)

Kebiasaan adalah bentuk pematangan yang dilakukan berulang kali dengan cara yang sama. Ini juga menunjukkan orang yang menyukai pekerjaan itu. Sanksi untuk pelanggaran moral diisolasi dan diselesaikan. Sebagai contoh; ucapkan selamat tinggal kepada orang tua Anda ketika Anda meninggalkan rumah, saya menyambut Anda ketika Anda bertemu seseorang yang Anda kenal. Dan sebaliknya.

Kode etik (beberapa jam)

Sebagian besar adalah kumpulan kegiatan yang mencerminkan sifat kelompok orang yang secara sadar melakukan pengawasan oleh kelompok anggota mereka. Pelanggaran jalan umum akan dianggap aneh, tetapi pelanggaran akan akan dikutuk atau dikutuk oleh beberapa orang. Sebagai contoh; pengasuhan anak, seperti perampasan, kekerasan dan lainnya.

Kode etik yang kekal dan integrasi yang kuat dengan pola perilaku masyarakat dapat ditambahkan ke kebiasaan. Kebiasaan dan tradisi adalah kelompok perilaku tertinggi karena mereka abadi dan sangat terintegrasi dengan maysrakat yang mereka miliki.

Pelanggaran bea cukai akan menerima sanksi keras dari anggota lain. Misalnya, upacara siklus hidup tradisional yang terkait dengan suku-suku tertentu di Indonesia, ketika bayi baru lahir, Anda naik ke tanah, mulai berjalan dan seterusnya, sampai Anda menjadi dewasa dan mati makanan akan selalu menjadi upacara khusus khusus.

Macam-macam norma sosial di masyarakat

Norma sosial dalam masyarakat dibagi menjadi sejumlah hal yang saling terkait dan spesifik lainnya. Berbagai norma sosial yang ada di masyarakat adalah

Norma agama
Norma-norma agama adalah norma-norma yang berfungsi untuk membimbing dan membimbing manusia yang diturunkan dari dewa yang mengandung perintah dan larangan. Pelanggaran norma ini disetujui oleh dosa dan meningkat di neraka ketika nanti.

Norma hukum
Norma hukum adalah serangkaian aturan yang disajikan kepada anggota masyarakat yang berisi ketentuan, kewajiban, perintah dan larangan, sehingga menciptakan ketertiban dan keadilan dalam masyarakat yang umumnya dilakukan oleh lembaga tertentu. Aturan ini biasanya tertulis apa yang diklasifikasikan dalam berbagai bentuk hukum atau tidak tertulis tanpa keputusan hukum tentang hukum biasa. Karena sebagian besar norma hukum ditulis, sanksi adalah yang paling ketat dibandingkan dengan norma selain hukuman hukum fisik.

Kemenduaan
Ini adalah peraturan sosial yang muncul dari hati nurani yang menghasilkan kejahatan, sehingga orang dapat membedakan apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk. Pada dasarnya, norma ini adalah norma untuk penerapan nilai-nilai moral untuk menghormati martabat dan martabat orang lain. Sebagai contoh; telanjang di depan umum atau sedikit berpakaian.

Norma yang biasa
Ini adalah seperangkat aturan yang dibuat bersama secara sadar atau karena kebiasaan. misalnya, Anda melihat teman-teman yang sakit, terbuka dan taat hukum, dan sebagainya.

Norma agama adalah norma yang berfungsi sebagai penuntun dan penuntun bagi kehidupan umat manusia yang berasal dari dewa yang berisi perintah dan larangan. Pelanggaran norma ini bisa dihukum oleh dosa dan dibawa ke neraka nanti.

Sumber: https://ruangguru.co

Baca juga: