Sumbangan-Sumbangan yang Saling Berhubungan dari Hereditas dan Lingkungan Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Individu


Sumbangan-Sumbangan yang Saling Berhubungan dari Hereditas dan Lingkungan Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Individu

Sumbangan-Sumbangan yang Saling Berhubungan dari Hereditas dan Lingkungan Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Individu – Dari beberapa umpama hasil penelitian seperti yang dikemukakan di atas, kami udah bisa mengambil alih fungsi untuk melukiskan efek hereditas efek hereditas dan lingkungan terhadap perkembangan dan perkembangan individu manusia. Agar kami meraih gambaran yang lebih luas tentang perihal ini, berikut ini dikemukakan tentang sumbang-sumbang interaktif dan hereditas dan lingkungan terhadap perkembangan dan perkembangan individu.

. Dalam bidang perkembangan dan perkembangan fisik;
Sumbangan hereditas; tinggi, bentuk, kerangka, dan susunan badan disebabkan oleh perkembangan potensi-potensi atau sifat-sifat dalam “genes”; susunan dari sistem saraf terhitung dibentuk oleh perkembangan genetis. Batas-batas perkembangan fungsi-fungsi sensoris, dan motoris terhitung ditentukan oleh perkembangan genesis, dan batas-batas perkembangan itu sangat bervariasi. Dengan demikian, perbedaan skill motorik dan kemampuan-kemampuan stleik terhadap anak dan orang dewasa umumnya disebabkan oleh hereditas. Sumbangan lingkungan; segenap efek hereditas itu bisa diganggu oleh lingkungan yang abnormal. Terlebih-lebih kebugaran jasmaniah dan kehidupan itu sendiri terkait terhadap baik-tidaknya pemeliharaan. Karena itu, pemeliharaan kesehatan, pemenuhan gizi dan vitamin adalah penting. Kelemahan dan kekurangan suasana lingkungan sangat mengganggu perkembangan dan perkembangan tubuh.

2. Dalam bidang perkembangan dan perkembangan mental;
Sumbangan hereditas; bukti-bukti menunjukkan, bahwa anak-anak yang lahir bersama dengan beraneka kapasitas mental, bersama dengan beraneka potensi musik, melukis, menyanyi, menukang, berpidato, dsb, dalam batas-batas khusus adalah tumbuh dan berkembang secara genetis. Ini artinya hereditas berperan penting. Sumbangan lingkungan; lingkungan-lingkungan ang baik dibutuhkan untuk mengembangkan kapasitas mental terhadap taraf-taraf yang diharapkan.

3. Dalam bidang kebugaran mental dan emosi dan juga kepribadian;
Sumbangan hereditas; walau bidang ini lingkungan hidup sangat berpengaruh, tetapi manusia dilahirkan bersama dengan susunan jasmaniah seperti sistem saraf, kelenjar-kelenjar dan organ-organ yang semua itu pilih stabilitas emosi dan juga membedakan kapasitas mental, maka kebugaran mental dan emosi manusia lebih banyak tergoda oleh hereditas. Sumbangan lingkungan; sekiranya anak-anak yang berasal dari lingkungan rumah sehat bersama dengan suasana keluarga penuh rasa kasih sayang dan penuh stimulus bagi mereka, maka besar kemungkinannya bahwa anak-anak itu akan miliki kebugaran mental dan emosi yang baik. Hal ini artinya merupakan perkembangan khusus yang baik. Orang-orang yang hidup dalam lingkungan-lingkungan protektif dan membatasi tingkah laku mereka, mereka lebih condong mengidap penyakit mental dan emosional dari terhadap mereka yang hidup dalam lingkungan-lingkungan yang lumrah dan menekan.

4. Dalam perihal sikap-sikap, keyakinan, dan nilai-nilai;
Sumbangan hereditas; posisi dan pandangan hidup sangat banyak terkait kepada kapasitas-kapasitas khusus yang dalam batas khusus adalah diwariskan. Sikap-sikap, keyakinan, dan nilai-nilai adalah tergoda oleh posisi atau pandangan hidup seseorang. Karena itu, secara tidak segera sikap-sikap, keyakinan dan juga nilai-nilai adalah tergoda oleh hereditas.
Sumbangan lingkungan; sikap-sikap, keyakinan, dan nilai-nilai itu umumnya berkembangan dari kultur di masa seseorang dilahirkan, yang sesudah itu sangat tergoda oleh ego, pribadi, dan belajar. Karena itu, lingkungan turut membentuk sikap-sikap, keyakinan dan nilai-nilai terhadap individu.
Beberapa catatan; https://materisekolah.co.id/contoh-teks-eksplanasi-pengertian-ciri-struktur-kaidah-kebahasaan-dan-contoh-lengkap/

“Traits” (perangai); adalah suatu cii-ciri yang tumbuh dan berkembang secara hereditas lewat sistem perubahan susunan fisiologis menumbuhkan emosi, perkembangan emosi dibarengi bersama dengan stimulasi lingkungan menumbuhkan perangai. Perangai masih bisa diubah sebab selain berada dari sistem hereditas masih terhitung merupakan produk lingkungan.
“Temperament” (temperament); adalah stimulus internal sekiranya kebolehan daya dan suasana kejiwaan yang berakar di dalam kelenjar-kelenjar indoktrin dan juga faktor-faktor organik lainnya. Temperamen seseorang tidak bisa diubah.

“Sex limited”; suasana yang memungkinkan tumbuh tidaknya bulu-bulu terhadap wajah (kumis, janggut, jambang, dsb) atau terhadap bagian tubuh lainnya (misalnya simbar di dada, bulu ketiak, bulu di alat vital, dll). In berlangsung mengikuti prinsip-prinsip hereditas.
“Sex influence”; suasana seksual yang memungkinkan ada kekurangan dalam perkembangan bagian jasmani keturunan, sekiranya kebotakan. orang laki-laki itu bisa botak sekiranya keliru satu dari kedua orang tuanya botak. Orang perempuan baru bisa botak sekiranya kedua orang tuanya botak.
“Sex link”; suasana genetis dalam kromosom-kromosom yang memungkinkan perkembangan type dan seksual terhadap tubuh keturunan. Pada wanita terdapat kromosom X, tetapi terhadap pria terdapat kromosom X dan Y.

Baca Juga :