Pendidikan

Soal Nadiem Mau Hapus UN, Komisi X DPR Ingatkan Ada UU Sisdiknas

Soal Nadiem Mau Hapus UN, Komisi X DPR Ingatkan Ada UU Sisdiknas

Soal Nadiem Mau Hapus UN, Komisi X DPR Ingatkan Ada UU Sisdiknas

Soal Nadiem Mau Hapus UN, Komisi X DPR Ingatkan Ada UU Sisdiknas
Soal Nadiem Mau Hapus UN, Komisi X DPR Ingatkan Ada UU Sisdiknas

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan, pihaknya masih menunggu keterangan resmi Menteri Pendidikan

dan Kebudayaan, Nadiem Makarim terkait rencana penghapusan Ujian Nasional alias UN. Diketahui Nadiem berencana menghapus UN.

“Saya masih tunggu keterangan resmi dari Nadiem soal ini, karena sampai hari ini Komisi X juga masih menunggu secara resmi pernyataan Mas Nadiem terkait dengan penghapusan Ujian Nasional itu,” kata dia, saat dihubungi merdeka.com, Senin (2/12).

Dia pun menegaskan bahwa UN merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional di Indonesia.

Karena itu, kebijakan tersebut perlu dikaji dan disiapkan secara matang agar tak hanya kebijakan parsial semata.

“Artinya kalau ada skema penghapusan UN, ini pasti terkait dengan regulasi yang lain pada konteks sistem pendidikan nasional kita. Karena kami tidak ingin kebijakan ini parsial seperti yang sudah-sudah,” ungkapnya.

UN Diatur UU

Salah satu hal yang harus dilakukan adalah merevisi Undang-undang No 20 Tahun 2003

tentang Sistem Pendidikan Nasional. Mengingat UN diatur dalam aturan tersebut.

“Terkait dengan kebijakan UN ini kan ada di dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. Kami sudah mengantisipasi karena itu, di dalam Prolegnas 2020, komisi X sudah mendorong revisi UU no 20 Tahun 2003 ini karena ujian nasional ada di dalamnya,” urainya.

Selain itu, rencana penghapusan UN juga memberikan PR bagi Mendikbud. Kepada Nadiem tentu akan ditagih soal skema apa sebagai pengganti UN.

“Lalu pertanyaannya mau diganti apa. Terus seperti apa ya itu tantangan Mas Nadiem. Kalau dia memikirkan menghapus UN, tapi dia memikirkan soal revisi UU Nomor 20 ya nggak relevan ingin membangun sistem Sisdiknas yang baru,” ungkapnya.

 

Sumber :

https://ejournal.unitomo.ac.id/index.php/jsk/comment/view/827/0/229380