Umum

Sejarah Perang Pasifik

Sejarah Perang Pasifik

Perang Pasifik / Perang Asia Pasifik, atau kalau di Jepang di kenal dengan sebutan Greater East Asia War (Perang Asia Timur Raya), Adalah merupakan perang yang terjadi di wilayah Samudra Hindia dan pulau-pulau lain di Asia. Konflik ini dulunya terjadi sekitar tahun 1937 – 1945.
Akan tetapi, justru peristiwa penting yang terjadi adalah peristiwa setelah tanggal 7 Desember 1941. Peristiwa tersebut ditandai dengan serangan Jepang ke Amerika Serikat serta wilayah yang dibawah kekuasaan Britania Raya dan negara lain yang telah dikuasai sekutu. Perang ini merupakan salah satu perang terbesar di dunia, khususnya pada era tersebut.
Lantas apa yang melatarbelakangi peristiwa perang besar ini, dan negara mana saja yang berperan di dalamnya? Semuanya akan terjawab dalam artikel berikut ini. Silahkan disimak ulasan singkat mengenai perang ini.

Latar Belakang Perang Pasifik

Jepang mempunyai rencana licik, yaitu ingin menjadikan Asia Timur sebagai wilayah baru yang bisa dimanfaatkan untuk lahan pemukiman dan yang SDA-nya bisa di-eksploitasi. Sedangkan rencana tersebut ditentang oleh Rusia yang menginginkan wilayah Asia Timur didirikan pelabuhan laut, karena air laut-nya yang tidak pernah membeku sepanjang tahun.
Karena perselisihan tersebut lah akhirnya berujung pada meletus-nya perang antara Jepang – Rusia, yang terjadi sekitar tahun 1904-1905 dan dimenangkan oleh Jepang. Kemenangan Jepang tersebut lantas dijadikan bahan kesombongan untuk bisa lebih leluasa memperluas wilayah kekuasaannya.
Wilayah kekuasaan Jepang (pada tahun 1931) meliputi Cina Timur Laut dan Semenanjung Korea. Banyak kritikan dilontarkan dari negara Barat lain kepada Jepang ketika wilayah Cina berhasil diinvasi. Jepang tidak bergeming. Jepang justru menganggap negara Barat yang menjatuhkan embargo bahan mentah sebagai tindakan menguasai Jepang perlahan-lahan.
Upaya negara Barat mengembargo Jepang dengan tujuan agar Jepang mau menghentikan agresi militer-nya ditolak mentah – mentah. Dan Jepang lebih memilih untuk menginvasi Asia Tenggara, menguasai daerah yang kaya akan sumber daya alamnya.
Jepang pada akhirnya berhasil menjadikan menjadikan Pearl Habor di Kepulauan Hawaii yang dimiliki AS sebagai sasaran pertama untuk mencegah terganggunya pergerakan pasukan Jepang di Asia Tenggara.

Baca juga: