Pendidikan

PROSEDUR PERHITUNGAN PEMBAGIAN KAS

PROSEDUR PERHITUNGAN PEMBAGIAN KAS

PROSEDUR PERHITUNGAN PEMBAGIAN KAS

PROSEDUR PERHITUNGAN PEMBAGIAN KAS
PROSEDUR PERHITUNGAN PEMBAGIAN KAS

Prosedur yang harus dilakukan dalam perhitungan pembagian kas:

Mencatat realisasi aktiva non kas yang berhasil dijual.
Membebankan laba atau rugi akibat realisasi aktiva non kas kepada modal masing-masing anggota.

Melunasi hutang-hutang dengan menggunakan kas yang ada.
Apabila ada sebagian aktiva non kas yang belum berhasil dijual, maka dianggap suatu kerugian dan membebankan kerugian tersebut kepada para anggota.

Apabila ada biaya likuidasi yang timbul , biaya tersebut dibebankan kepada para anggota sesuai dengan perbandingan pembagian laba rugi.

Membagikan kas yang ada sebagai pengembalian modal kepada anggota- anggota yang mempunyai rekening modal bersaldo kredit ( tidak defisit ).

CONTOH SOAL LIKUIDASI PERSEKUTUAN
Persekutuan Tuan A, B, C dan D dinyatakan akan dilikuidasi. Pembagian laba (rugi) di dalam persekutuan diatur dengan perbandingan sebagai berikut : 30%, 30%, 20%, 20%. Neraca 1 Mei 1980 yang disusun sesaat sebelum likuidasi menunjukan saldo – saldo.

Dibawah ini diberikan beberapa kemungkinan di dalam pelaksanaan realisasi pengubahan aktiva lain menjadi uang tunai dan proses likuidasi selanjutnya :

Realisasi aktiva lain sebesar Rp 140.000,00. Kerugian dalam realisasi aktiva lain-lain di bebankan kepada rekening modal masing – masing anggota dengan jumlah yang masih cukup di tutup oleh saldo modal.

Realisasi aktiva lain – lain sebesar Rp 120.000,00. Pembebasan kerugian melampaui saldo rekening modal beberapa anggota sehingga harus ditutup dengan saldo piutangnya kepada persekutuan.

Baca Juga :