Mendikbud Terapkan Program Merdeka Belajar, Ini 4 Kebijakan Pokoknya, Termasuk Penyederhanaan RPP

Mendikbud Terapkan Program Merdeka Belajar, Ini 4 Kebijakan Pokoknya, Termasuk Penyederhanaan RPP


Mendikbud Terapkan Program Merdeka Belajar, Ini 4 Kebijakan Pokoknya, Termasuk Penyederhanaan RPP

Mendikbud Terapkan Program Merdeka Belajar, Ini 4 Kebijakan Pokoknya, Termasuk Penyederhanaan RPP
Mendikbud Terapkan Program Merdeka Belajar, Ini 4 Kebijakan Pokoknya, Termasuk Penyederhanaan RPP

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menerapkan Program Merdeka Belajar

melalui empat kebijakan pokok bidang pendidikan nasional.

”Empat kebijakan pokok pendidikan tersebut akan menjadi arah pembelajaran ke depan yang fokus pada arahan Bapak Presiden dan Wakil Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tegas Nadiem dalam Rapat Koordinasi Bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Dijelaskan Nadiem, keempat kebijakan pokok itu adalah: Ujian Sekolah Berstandar Nasional

(USBN), penghapusan Ujian Nasional ( UN), penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan peraturan zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang fleksibel.

1. Penilaian USBN Komprehensif

Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan penyelenggaraan USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional) tahun 2020 akan dilakukan dengan ujian yang diselenggarakan oleh sekolah.

Ujian tersebut dilakukan untuk menilai kompetensi siswa dan dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian komprehensif seperti portofolio dan penugasan. Portofolio ini nantinya dapat dilakukan melalui tugas kelompok, karya tulis, maupun sebagainya.

”Dengan itu, guru dan sekolah lebih merdeka dalam penilaian hasil belajar siswa,” ucap Nadiem.

Nadiem menyampaikan anggaran USBN nantinya akan dialihkan untuk mengembangkan kapasitas guru dan sekolah

, guna meningkatkan kualitas pembelajaran.

2. UN 2020 Jadi UN Terakhir

Nadiem menegaskan tahun 2020 merupakan pelaksanaan UN terakhir. ”Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter,” ujar Mendikbud.

 

Baca Juga :