Pendidikan

Media Pembelajaran Video

Media Pembelajaran Video

Media Pembelajaran Video

Media Pembelajaran Video

Kata media berasal dari bahasa latin medium

yang secara harfiah berarti “tengah, perantara atau pengantar”. Dalam bahasa arab media berarti perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Menurut Wina Sanjaya media pembelajaran adalah alat untuk memberikan rangsangan bagi peserta didik supaya terjadi proses belajar. Sedangkan Hamzah B. Uno berpendapat segala bentuk alat komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dari sumber ke peserta didik yang bertujuan merangsang mereka mengikuti kegiatan pembelajaran.

Jadi media pembelajaran adalah segala alat yang digunakan dalam proses pembelajaran yang berfungsi sebagai perangsang pikiran siswa agar lebih bergairah dan proses pembelajaran lebih mudah dipahami siswa dalam pembelajaran.

Media Video merupakan media audio visual yang mampu menayangkan pesan dan informasi melalui unsur gambar dan suara yang disampaikan secara simultan. Media video mampu menampilkan unsur gambar atau suara secara bersamaan pada saat digunakan untuk mengkomunikasikan informasi dan pengetahuan kepada siswa. Media video mampu memperlihatkan objek, tempat dan peristiwa dalam format gambar bergerak secara komprehensif.

Ada beberaapa keunggulan dari media Video diantanya adalah:

  1. Menayangkan gambar bergerak.
  2. Memperlihatkan sebuah proses dan prosedur.
  3. Sarana observasi yang aman.
  4. Sarana untuk mempelajari pengetahuan dan keterampilan tertentu.
  5. Memperlihatkan contoh sikap dan tindakan yang dapat dipelajari.
  6. Mendorong munculnya apresiasi terhadap seni dan budaya.

Disamping memiliki kelebihan yang diperlukan dalam menayangkan informasi dan pengetahuan, media video juga memiliki beberapa keterbatasan. Menurut Heinich dan kawan-kawan keterbatasan tersebut meliputi:

  1. Kecepatan penayangan informasi dan pengetahuan secara konstan.
  2. Kadang-kadang menimbulkan persepsi yang berbeda terhadap informasi dan pengetahuan yang ditayangkan.
  3. Pengeluaran untuk biaya produksi program video sangat mahal.

Media video dapat digunakan untuk keperluan belajar, baik untuk keperluan belajar invidual maupun kelompok. Biaya produksi yang relative mahal dapat diimbangi dengan kemampuan media video dalam menjangkau jumlah peserta didik yang lebih besar jika diproduksi secara massal. Media video juda dapat ditayangkan berulang kali terhadap kelompok peserta didik yang berbeda-beda.


Baca Juga :