Mahasiswa Unand ciptakan prototipe pembatas kendaraan muatan berlebih


Mahasiswa Unand ciptakan prototipe pembatas kendaraan muatan berlebih

Mahasiswa Unand ciptakan prototipe pembatas kendaraan muatan berlebih

Tiga mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, menciptakan prototipe penghalang kendaraan beroperasi saat kelebihan muatan yang diberi nama Machine-Stopping System (Mass).

“Prototipe ini kami ciptakan berawal dari kondisi banyaknya kendaraan

terutama truk di jalan raya yang tetap beroperasi kendati kelebihan muatan dari batas angkut maksimum sehingga bisa membahayakan pengendara jalan yang lain,” kata salah seorang mahasiswa pencipta Mass, Lucyana Lufti di Padang, Sabtu.

Prototipe yang dibuat dalam rangka Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) digelar Kemenristek Dikti itu digawangi oleh Rifki Firdaus, Lucyana Lufti dari Jurusan Teknik Elektro dan Muhammad Habib Anshor dari Teknik Mesin.

Menurut Lucyana saat kendaraan kelebihan muatan tetap beroperasi minimal ada tiga risiko yang dihadapi yaitu membahayakan pengendara dan pengemudi jika oleng, membuat aspal cepat rusak karena dilewati kendaraan dengan beban berat dan memperpendek umur kendaraan itu sendiri.

“Kelebihan muatan pada kendaraan memberikan efek ganda pada berbagai sisi,”

ujarnya.

Ia menjelaskan Machine-Stopping System yang dirancang menyerupai sistem kerja lift yang tidak dapat dioperasikan dalam keadaan kelebihan muatan.

Saat lift kelebihan beban alarm peringatan akan berbunyi, pintu tidak dapat ditutup serta mesin lift tidak dapat digerakkan, agar lift tersebut dapat dioperasikan kembali, beban yang akan diangkut lift harus dikurangi terlebih dahulu, ujarnya.

Dengan mengadopsi sistem lift ini, tim PKM-KC mahasiswa Teknik Unand

merancang prototipe sistem machine-stopping system dengan komponen berupa buzzer, relay, LED dan motor servo yang akan menghalangi kendaraan beroperasi dalam keadaan kelebihan muatan.

 

Baca Juga :