Mahasiswa IPB Kembangkan Masker Herbal Untuk Atasi Jerawat

Mahasiswa IPB Kembangkan Masker Herbal Untuk Atasi Jerawat


Mahasiswa IPB Kembangkan Masker Herbal Untuk Atasi Jerawat

Mahasiswa IPB Kembangkan Masker Herbal Untuk Atasi Jerawat
Mahasiswa IPB Kembangkan Masker Herbal Untuk Atasi Jerawat

Bogor – Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) terus berinovasi, kali ini masker rumput laut dan ampas teh

sebagai produk kecantikan menjadi solusi untuk mengatasi jerawat , dikembangkan oleh Bintang Efrata Aprilia, Andika Fransiskayan, dan Mutiara Rahmawati.

“Inovasi ini kami namai Masrutam, singkatan dari masker rumput laut dan ampas teh, merupakan masker herbal,” ujar Bintang, di Bogor, Minggu (8/7/2018).

Masrutam terbilang inovasi yang unik, dan menari, berhasil mendapat pendanaan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di bidang penelitian.

Bintang menjelaskan, masker herbal ini dibuat dari ekstrak rumput laut

(Sargassum sp), dan ampas teh (Eucheuma cottonii), telah diteliti mampu mencegah dan menghilangkan pertumbuhan bakteri penyebab utama jerawat yakni Propionibacterium acnes.

“Kami memanfaatkan bahan alami rumput laut, dan limbah alami ampas tes sebagai produk kecantikan,” katanya.

Ia mengatakan, rumput laut mengandung komponen senyawa aktif polifenol. Sifat ini menyebabkan rumputblaut mampu bertindak sebagai antioksidan.

“Antioksidan, juga ditemukan pada ampas teh,” katanya.

Menurutnya, kombinasi antara rumput laut dan lombah ampas teh mampu menghasilkan masker wajah

yang tekstur dan pengemasannya tidak kalah cantik dengan masker wajah yang ada di pasaran.

“Kami telah menguji daya hambat Masrutam terhadap aktivitas pertumbuhan bakteri penyebab jerawat,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, senyawa bioaktif alami yang terdapat di dalam rumput laut , dan ampas teh ini mampu menjadi Masrutam sebagai solusi masker alami yang bermanfaat untuk melembutkan kulit wajah.

“Kandungan antioksidan yang ada dalam Masrutam dipercaya mampu melindungi kulit dari bahaya paparan sinar matahari,” katanya.

Penelitian mengembangkan Masrutam, ketiga mahasiswa ini mendapat bimbingan Prof Nurjana dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).

Bintang mengatakan, kebutuhan akan produk kecantikan saat ini menjadi latar belakang penelitian ini dilakukan. Terutama untuk kulit wajah, yang merupakan bagian tubuh paling sensitif terhadap berbagai masalah kesehatan.

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/9