LIKUIDASI BERANGSUR

LIKUIDASI BERANGSUR


Table of Contents

LIKUIDASI BERANGSUR

LIKUIDASI BERANGSUR
LIKUIDASI BERANGSUR

Pengertian likuidasi Berangsur yaitu likuidasi yang nilai realisasi non-kasnya diketahui secara bertahap sehingga realisasinya juga dilakukan secara berangsur. Proses realisasi kadang memakan waktu lama karena memerlukan prediksi dan proyeksi yang akurat untuk harga realisasi. Oleh karena itu pembagian kas dapat dilakukan sebelum selesainya realisasi. Setelah semua hutang kepada pihak ketiga berarti ada sisa kas lagi yang dapat dibagi dan menjadi hak sekutu.

Kemudian untuk menentukan besarnya pembagian kas ada dua cara, yaitu:

Membuat perhitungan pembagian kas.
Perhitungan pembagian kas prosedur yang harus dilakukan dalam perhitungan pembagian kas:

Menghitung saldo modal bersih masing-masing sekutu setelah pelunasan utang kepada pihak ketiga.
Menghitung rugi potensial yang maksimal. Besarnya rugi potensial maksimal sama dengan nilai buku aktiva non kas yang belum direalisasi ditambah kas yang disisakan dalam pembagian.
Membagi rugi potensial kepada semua sekutu.
Menghitung saldo modal bersih setelah diperhitungkan rugi potensial.
Membagi modal bersih sekutu yang defisit.
Membuat program pembagian kas.
Program Pembagian Kas Prosedur penyusunan rencana (program) pembagian kas adalah sebagai berikut:

Menghitung saldo modal bersih masing-masing sekutu. Besarnya saldo modal bersih masing-masing sekutu sama dengan:

Menghitung kemampuan masing-masing sekutu untuk menanggung rugi persekutuan, besarnya rugi maksimal sebesar modal bersih dikalikan prosentase rasio pembagian laba sekutu yang bersangkutan.

Menyusun urutan (ranking) kemampuan masing-masing sekutu di dalam menanggung rugi dan menghitung selisih antar ranking tersebut.

Menyusun urutan prioritas pembagian kas dan besarnya bagian kas untuk masing-masing sekutu:

Prioritas pertama, yaitu sekutu yang berada di ranking Satu.
Besarnya bagian kas prioritas pertama = rasio rugi-laba X selisih antara ranking 1 dengan ranking 2.

Prioritas kedua, yaitu sekutu yang berada di ranking satu dan dua.
Besarnya bagian kas prioritas kedua = rasio rugi-laba X selisih antara ranking 2 dengan ranking 3.

Prioritas terakhir, yaitu semua sekutu yang berada di ranking 1 sampai ranking terakhir. Besarnya bagian kas prioritas terakhir = rasio rugi-laba X kemampuan ranking terakhir.

Sumber : https://www.freeprnow.com/pr/dosenpendidikan-releases-abrand-new-article-onthe-respiratory-system-of-different-animals