Tekno

Hati-hati! CryptoJacking Mulai Menyerang MikroTik di Indonesia

Hati-hati! CryptoJacking Mulai Menyerang MikroTik di Indonesia

Hati-hati! CryptoJacking Mulai Menyerang MikroTik di Indonesia

Peneliti di firma keamanan ESET mengungkapkan kegiatan massif cryptoming sudah terjadi sejak awal tahun 2018. Kegiatan tersebut semakin meningkat lantaran berkembangnya mata uang virtual yang berdampak buruk dengan meluasnya CryptoJacking.

Bahkan, kekhawatiran CryptoJacking semakin nyata yang menyerang

secara besar-besaran ke seluruh dunia yang menarget pengguna router MikroTik pada Juli 2018 lalu, dan mulai berdampak di Indonesia baru-baru ini. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah MikroTik yang sudah disusupi mencapai lebih dari 200 ribu perangkat.

Dalam penyerangan ke router MikroTik, pelaku memanfaatkan kerentanan lama, CVE-2018-14847, yang mana sangat berpengaruh pada router yang segera di-patch pabrikan pada April 2018. Dengan menggunakan akses itu, pelaku mengubah konfigurasi yang kemudian menyuntikkan skrip penambangan cryptocurrency Coinhive atau Crypto-Loot di web browser pengguna.

Maka dari itu, apabila menerima laman kesalahan dalam bentuk apapun saat berselancar di web, maka pengguna akan mendapatkan laman kesalahan khsuus ini yang mana secara otomatis akan melakukan penambangan Coinhive sesuai keinginan pelaku.

Menurut Yudi Kukuh, Technical Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia

, bahwa operasi CryptoJacking sudah berlangsung sejak akhir bulan lalu, namun di Indonesia khususnya baru mulai merasakan dampaknya, seperti melambatnya akses internet.

“Masalah utamanya adalah sistem operasi MikroTik yang belum di-update

akibat keteledoran pengguna yang lupa memperbaruinya. Untuk kasus serangan ini, bisa dibayangkan bila sebuah router sudah terinfeksi maka seluruh komputer atau peramban yang ada di jaringan akan mudah terinfeksi,” jelasnya kepada HR Online.

 

Baca Juga :