Pendidikan

Dasar Pemikiran Variabel Yang Diteliti

Dasar Pemikiran Variabel Yang Diteliti

Berdasarkan uraian yang telahdikemukan secara sistematis pada tinjauan pustaka maka telah diidentifikasikan hubungan antar variabel-variabel serta arah hubungan masing-masing yang terlibat dalam penelitian.

Hyperemesis gravidrum adalah muntah yang terjadi sampai umur kehamilan 20 minggu, begitu hebat dimana segala apa yang dimakan dan diminum dimuntahkan sehingga mempengaruhi keadaan umum dan pekerjaan sehari-hari, berat badan menurun, dihidrasi, terhadap aseston dalam urine, bukan karena penyakit seperti appendesitis, pielitis dan sebagainya.

Hyperemesis gravidarum sampai saat ini masih belum diketahui dengan jelas faktor yang menjadi penyebab pastinya, tetapi terdapat tiga etiologi yang diduga mempengaruhi keadaan yakni faktor predisposisi, organik dan psikologik, hyperemesis gravidarum lebih sering terjadi pada kehamilan pertama (primigravida 60 – 80%) dengan kecenderungan berulang pada kehamilan berikut. Selain itu, Hyperemesis Gravidarum juga sering ditemukan pada Mola Hidatidosa (hamil anggur) dan kehamilan ganda (kehamilan multiple).14

   Oleh sebab itu, untuk memudahkan pemahaman tentang keterkaitannya antara variabel-variabel penelitian. Maka diuraikanlah sebagai berikut :

Umur

Umur adalah keadaan lamanya waktu manusia hidup. dalam kurung waktu reproduksi sehat dikenal bahwa usia aman kehamilan dan persalianan adalah 20-30 tahun, ibu hamil yang  masih berusia belia (kurang dari 20 tahun) atau terlalu tua (lebih dari 35 tahun) mempunyai resiko mengalami hyperemesis gravidarum, serta mempunyai tendensi yang lebih besar untuk melahirkan bayi yang kurang sehat. Hal ini disebabkan karena ibu hamil dengan usia terlalu muda, dari segi biologis pertumbuhan alat/organ reproduksinya belum begitu sempurna dari segi psikis belum matang dalam menghadapi tuntuan beban moril, mental dan emosional, sedang ibu hamil pada usia tua dan sering melahirkan fungsi alat reproduksinya telah mengalami penurunan atau degenerasi.

  1. Pendidikan

          Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia

serta  keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Pendidikan yang yang dialami seseorang memiliki pengaruh dan peningkatan berfikir atau dengan kata lain seseorang yang berpendidikan lebih tinggi akan dapat mengambil keputusan yang lebih rasional umumnya terbuka untuk menerima perubahan atau hal yang baru dibandingkan dengan individu yang berpendidikan lebih rendah. Ibu hamil dengan pendidikan yang lebih tinggi mampu menerima motivasi dalam mememfaatkan pelayanan ANC sehinnga potensial mengalami hyperemesis Gravidarum lebih sedikit di banding ibu yang mempuyai pendidikan rendah hal ini di dasari oleh konsep pemeikiran yang menjadi dasar perilaku ibu selama hamil.

Sumber: https://ngegas.com/village-city-apk/