bagian perih adalah

bagian perih adalah


Table of Contents

bagian perih adalah

bagian perih adalah
bagian perih adalah

 

Saya ingin mengangkat cerita bagian perih mungkin cerita ini sedikit lebay , hehehe. Sejak SMA saya sudah berpacaran dengan adik kelas saya , sebut saja dia si x(nama samaran), kisah cinta kami berjalan seiring waktu dengan bahagia . kami mulai berpacaran pada tanggal 17 agustus 2008 , selama perjalanan kami berpacaran kami mengalami manis pahit berpacaran ketika kami mulai melanjutkan ke universitas hubungan kami sedikit bermasalah karena waktu ketemu dan sifat kami yang mulai berubah tidak seperti dulu . ketika hubungan kami mulai menginjak 2tahun 4bulan hubungan yang dikenal oleh teman-teman sebagai happy couple mulai tertepa banyak masalah . dan tepatnya setelah kami merayakan hari jadi kami berdua yang ke 2tahun 7bulan kami sepakat untuk berpisah karena sudah tidak ada lagi kecocokan di antara kami , dengan sedih dan perasaan tidak karuan yang saya rasakan .karena sudah lama saya jalin hubungan itu tidak mungkin secepat itu bisa saya lupakan dengan berbagai kenangan-kenangan yang saya dapat. Setelah peristiwa itu yang membuat saya galau selama berminggu2 (lebay yaa), hahaha. Hidup saya sedikit berubah bahkan kuliah saya sedikit berantakan (maklulah saya kan masih labil kaya abg jaman sekarang) hahaha. Tapi saya tidak mau larut dalam kesedihan terlalu lama karena sedih terlalu lama tidak ada manfaatnya malah kerugian yang saya dapat, begadang tiap hari karena memikirkan yang telah berlalu .semenjak saya muai sadar saya bangkit sedikit demi sedikit dengan dibantu para sahabat yang selalu menyadarkan saya dan selalu menasehatin saya ketika saya sedang galau . sahabat saya sanagt care dengan saya dan perhatiaan ke saya . saya sekarang ngekost di belakang kampus sama salah satu sahabat saya karena ketika semester 3 orang tua saya pindah ke bandung dan saya ditinggal juga sama pacar saya yang tiap hari nemenin hari2 saya . meskipun begitu tapi saya mendapat penggantinya yaitu sahabat . intermezzo udahan dlu ahh kita kembali ke topic yang keputus . hehehe

Nah setelah saya bangkit saya mulai berfikir mungkin mantan saya itu bukan yang terbaik buat saya , dan saya mulai tidak mmikirkan untuk berpacaran karena saya ingin memperbaiki kuliah saya yang akhir2 ini sedikit kacau . karena saya sering berteu temen2 di kampus maupun dikosan lama kelaman saya sudah tidak kepikiran tentang kisah sedih asmara saya . sambil memperbaiki kuliah saya yang keteteran saya juga usaha untuk mendapatkan pacar baru yang bisa memperbaiki kehidupan saya .ibarat bahasa sabil menyelam minum air ,tapi jangan kebanyakan juga tar kembung (garing)hhaha. Hhmm, seiring waktu dengan sendirinya saya menemukan wanita yang bisa membuat saya nyaman , dan kebetulan wanita tersebut sahabat saya sendiri dan dia juga memberi respon yang baik . wanita itu kita sebut saja y (nama samaran) hehhee. Lama kelamaan saya semakin dekat dengan si y tersebut , kita sering sms2n sampai malam dan saya semakin dekat dan biasa teman2 saya sering ledekin saya dengan si y . sebenarnya saya dengan dia awalnya kenal kurang bersahabat malah bisa dibilang sering berantem, tapi saya juga tidak sadar sekarang saya bisa sedekat ini . hidup saya mulai berubah menjadi baik dan saya sedikit demi sedikit lupa dengan tragedi beberapa bulan yang lalu. Awalnya saya tidak pernah kepikiran bisa dekat dengan dia. Diri tidak bisa dibohongi dan perasaan tidak bisa dipungkiri saya mulai suka dengan si y . tapi saya tidak tau perasaan dia ke saya sama atau tidak , akhirnya saya mengungkapkan perasaan saya ke si y tersebut dan ternyata dia masih memberikan respon yang baik tapi yang sungguh disesali si y terebut sudah mempunyai pacar dan saya Cuma bisa diam dan kembali galau , galau lagi galau lagi dan yang lebih bagusnya ketika saya tau dia mempunyai pacar di malam itu saya ke tempat makan di dekat kota dan disitu saya melihat si x (mantan) ada di tempat makan tersebut dengan teman2nya ,teman2nya ada cewe dan cowo , ketika saya deketin dia , yag tadinya saya ingin menyapa dengan baik itu pun pupus sudah karena dia acuh ketika liat saya datang dan dia malah bercanda mesra dengan seorang cowo didepan saya . di malam itu saya rasanya ingin jedotin kepala teman saya yang bernama deni(nama asli) tapi sayang kepalanya peang,hehehe(intermezzo biar gak galau nulisnya) hahaha.

Malam itu saya sangat sedih dan bingung harus gimana . saya Cuma bisa pasrah ke Allah SWT . sampai sekarang saya menikmati masa kesendirian L .

Saya tidak mau terlarut dalam kesedihan lagi karena masalah yang saya alami mungkin belum seberapa dibanding orang lain jauh disana . masalah bukan untuk di sedihi ataupun di tangisi tapi dipecahkan meskipun sedikit demi sedikit yang penting masih di jaur Allah SWT

Sumber : https://earlraytomblin.com/