Utang RI Naik Lagi Jadi Rp 1.654,19 Triliun

Utang RI Naik Lagi Jadi Rp 1.654,19 Triliun


Utang RI Naik Lagi Jadi Rp 1.654,19 Triliun

Utang RI Naik Lagi Jadi Rp 1.654,19 Triliun
Utang RI Naik Lagi Jadi Rp 1.654,19 Triliun

 

Utang pemerintah Indonesia periode Januari-Agustus 2010

tercatat sebesar Rp 1.654,19 triliun. Angka itu bertambah Rp 63,53 triliun dari posisi akhir tahun 2009 yang sebesar Rp 1.590,66 triliun. Angka ini juga meningkat dibanding akhir Juli 2010 yang sebesar Rp 1.625,63 triliun.

Jika dihitung dengan denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah mencapai US$ 182,97 miliar, bertambah US$ 13,75 miliar dari jumlah di akhir 2009 yang sebesar US$ 169,22 miliar.

 

Demikian data yang dirilis Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu

yang dikutip detikFinance, Rabu (15/9/2010). Utang tersebut terdiri dari pinjaman US$ 65,53 miliar dan surat berharga US$ 117,43 miliar. Dengan menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 6.253,79 triliun, maka rasio utang Indonesia tercatat sebesar 26%.

 

Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir Agustus 2010 adalah:

  • Bilateral : US$ 41,2 miliar
  • Multilateral: US$ 21,38 miliar
  • Komersial : US$ 2,89 miliar
  • Supplier : US$ 60 juta.

Peningkatan signifikan terjadi pada jumlah utang dalam bentuk surat berharga negara atau obligasi yang nilainya meningkat menjadi US$ 117,43 miliar, dari jumlah di akhir 2009 yang sebesar US$ 104,2 miliar.

Jumlah utang Indonesia jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun, namun rasio utang terhadap PDB memang menunjukkan penurunan. Hal itu sejalan dengan terus meningkatnya PDB Indonesia.

 

Berikut catatan utang pemerintah pusat sejak tahun 2000 berikut rasio utangnya terhadap PDB:

  • Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
  • Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
  • Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
  • Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
  • Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
  • Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
  • Tahun 2006: Rp 1,302,16 triliun (39%)
  • Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
  • Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
  • Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
  • Agustus 2010: Rp 1.654,19 triliun (26%).

Baca Juga :