Kemenhan Terima 80 Ribu Serangan ‘Hacker’ Tiap Hari


Kemenhan Terima 80 Ribu Serangan ‘Hacker’ Tiap Hari – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyinggung bahwa institusinya menerima 60 hingga 80 ribu serangan siber dalam sehari.

Namun, menurut keterangan dari Kepala Pusat Pertahanan Siber Kementerian Pertahanan Marsekal Pertama Raja Manalu jumlah ini belum merepresentasikan borongan serangan siber di Indonesia.

“Angka itu kami dapatkan dalam sehari melewati monitoring jam 8 pagi sampai ke jam 8 pagi (lagi). Kami kerjakan pengawasan dalam 24 jam,” kata Raja saat didatangi di sela-sela acara Indo Defence di Jiexpo, Jakarta Pusat.

Dengan serangan sejumlah ini, Raja mengatakan bisa jadi besar Indonesia masuk lima besar negara yang sangat sering diserang hacker.

“Kalau negara tersebut menurut keterangan dari saya kita tersebut mungkin masuk lima besar. Logikanya (karena) anda nomor lima internet user terbesar di dunia. Setelah Amerika, China, India dan Brazil,” ujar Raja.

Berdasarkan keterangan dari Raja pihaknya mengayomi data-data strategis Kementerian Pertahanan. Ia tidak dapat menuliskan data-data apa saja sebab adalahinformasi rahasia yang tidak dapat dibagikan sembarangan.

“Sekarang ini kami amankan tujuh titik infrastruktur kritisnya Kemenhan. Kami tidak dapat sebutkan secara spesifik,” ujar Raja.

Kendati demikian ia memberi misal data-data strategis contohnya data informasi personil Tentara Negara Indonesia. Data di Kementerian Pertahanan memang terintegrasi dengan data TNI.

“Contohnya tersebut data personil. Kalau dapat diubah tersebut runyam. Alamat, umur, kelompok darah, dan penghargaan. Belum data-data beda notulen rapat atau surat rahasia,” kata Raja.

Catatan redaksi: Judul dan paragraf kesatu pada tulisan ini diolah pada Rabu (7/11). Sebelumnya tertulis “Indonesia Terima 80 Ribu Serangan ‘Hacker’ Tiap Hari”. Perubahan dilaksanakan karena terdapat kekeliruan persepsi redaksi. Demikian ralat dilakukan.

baca diĀ www.sekolahan.co.id