Kebutuhan Uang Tunai Hadapi Imlek Meningkat 79 Persen

Kebutuhan Uang Tunai Hadapi Imlek Meningkat 79 Persen


Kebutuhan Uang Tunai Hadapi Imlek Meningkat 79 Persen

Kebutuhan Uang Tunai Hadapi Imlek Meningkat 79 Persen
Kebutuhan Uang Tunai Hadapi Imlek Meningkat 79 Persen

BANDUNG- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat

telah melakukan persiapan baik tunai dan non tunai guna melayani kebutuhan masyarakat sesuai dengan kebutuhan transaksi perekonomian, khususnya dalam rangka Hari Raya Imlek.

Kepala Grup Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat (KPw BI Prov. Jabar), Ismen Inono mengatakan, untuk kebutuhan Imlek  tahun 2018 BI telah menyediakan uang kartal berbagai jenis pecahan dengan jumlah Rp 9,58 triliun atau lebih tinggi 25% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 7,66 triliun.

“Proyeksi kebutuhan uang dari perbankan di wilayah kerja KPw

BI Provinsi Jawa Barat selama Imlek 2018 sebesar Rp 1,53 triliun atau meningkat 79,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp 0,85 triliun,” ucapnya.

Menurut Ismet, peningkatan kebutuhan Imlek 2018 tersebut dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya selain dipengaruhi kebutuhan uang kartal pada musiman perayaan imlek juga bertepatan dengan hari raya Imlek 2018 jatuh pada hari Jumat (16/02) sehingga diperkirakan perbankan akan melakukan stock uang kartal lebih banyak dalam rangka pemenuhan ATM selama libur panjang tersebut.

“KPw Bank Indonesia Provinsi Jabar telah melakukan perpanjangan kerjasama

penukaran dengan seluruh perbankan di Jabar (1.232 kantor cabang Bank Umum dan 99 kantor bank BPR) pada 31 Maret 2017 yang lalu, sehingga KPw BI Jabar tidak melayani penukaran uang layak edar (ULE) secara langsung di loket Bank Indonesia,” katanya

 

Baca Juga :