Gerindra Sebut Pendidikan Nasional Berada dalam Situasi Kritis

Gerindra Sebut Pendidikan Nasional Berada dalam Situasi Kritis


Gerindra Sebut Pendidikan Nasional Berada dalam Situasi Kritis

Gerindra Sebut Pendidikan Nasional Berada dalam Situasi Kritis
Gerindra Sebut Pendidikan Nasional Berada dalam Situasi Kritis

Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi Gerindra, Sutan Adil Hendra menilai dunia

pendidikan nasional saat ini berada dalam situasi kritis. Dikatakan Adil, kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia.

Dia mengatakan, posisi Indonesia berada di bawah Vietnam. “Wajah pendidikan kita saat ini sungguh sangat memprihatinkan,” ujar Adil dalam acara Gerindra Mendengar bertajuk Wajah Pendidikan Indonesia di Jalan Mulawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019).

Dia menjelaskan Indonesia memiliki daya saing yang rendah, yaitu hanya

menduduki urutan ke-37 dari 57 negara yang disurvei dunia. Selain itu, dia memaparkan, dari 1.833.323 ruang kelas hanya sekitar 25% atau sebanyak 466.180 dalam kondisi baik.

Baca Juga:

PDIP: Yang Tak Suka Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo, Ingin Indonesia Rusak

Megawati Berperan Besar Wujudkan Pertemuan Jokowi-Prabowo

“Sedangkan 75 persen atau 1.367.143 ruang sekolah dalam kondisi rusak,” kata legislator asal Dapil Jambi ini.

Kemudian, lanjut dia bahwa guru honorer K2 yang belum diangkat berjumlah 351.965. “Sedangkan saat ini kebutuhan guru PNS sejumlah 988.133 orang,” ucapnya.

Ditambahkan Adil, angka putus sekolah SD sebesar 32.127 orang, SMP sebesar 51.190 orang, SMA sebesar 31.123 orang, dan SMK sebesar 73.388 orang. Di samping itu, kata dia, pendidikan karakter belum memiliki indikator secara jelas, sebab kekerasan di sekolah masih marak.

 

Baca Juga :