Berita Bahasa Sunda, Harus Terus Digelar Pelatihan

Berita Bahasa Sunda, Harus Terus Digelar Pelatihan


Berita Bahasa Sunda, Harus Terus Digelar Pelatihan

Berita Bahasa Sunda, Harus Terus Digelar Pelatihan
Berita Bahasa Sunda, Harus Terus Digelar Pelatihan

BANDUNG-Penulisan berita dalam Bahasa Sunda baik cetak maupun elektronik dinilai

para pakar masih banyak terdapat kesalahan. Hal itu terungkap dalam Pelatihan Menulis Berita Dalam Bahasa Sunda yang digelar Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bandung, Kamis (27/6), di Padepokan Seni Mayang Sunda Jl. BKR Kota Bandung.

“Saat ini penulisan berita dalam Bahasa Sunda sebenarnya masih menggunakan pola pikir struktur Bahasa Indonesia hanya saja bahasanya Sunda. Ini jelas salah karena Bahasa Sunda memiliki struktur yang berbeda dengan Bahasa Indonesia,” ujar salah seorang pemateri, wartawan senior dan sastrawan, Tatang Sumarsono saat menyampaikan materinya.

Menurut Tatang, kesalahan struktur itu membuat berita yang disajikan menjadi tidak logis

dan kehilangan rasa bahasanya.

“Dalam menulis berita Bahasa Sunda harus memenuhi setidaknya tiga unsur yaitu struktur, logika dan rasa bahasa. Namun ketika satu unsur saja terpenuhi yaitu struktur, maka rasa bahasa dan logika akan dengan sendirinya terpenuhi,” papar Tatang.

Oleh karena itu menurut Tatang untuk menjaga kualitas bahasa dalam penulisan

berita Bahasa Sunda harus sering dilakukan pelatihan bagi praktisi media baik cetak maupun elektronik. (Pun)

 

Baca Juga :